• Pengalaman Klaim Kacamata dengan BPJS di Kota Jambi
    Jambi,  Jendela

    Pengalaman Klaim Kacamata dengan BPJS di Kota Jambi

    Buat kacamata tanpa bayar full bisa? Bisa dong! Awalnya ragu kalau buat kacamata bisa pakai BPJS. Bukan Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita, namun ini jaminan kesehatan dari pemerintah. Ternyata setelah riset dan tanya-tanya dengan teman yang sudah klaim kacamata BPJS itu bisa. Sebenarnya bisa bayar full namun jenis kacamata yang sesuai dengan faskes yang kuambil terbatas dan aku menambah jenis lensanya menjadi lensa radiasi. Langkah awal ialah pergi ke faskes tingkat I Disana disebutkan keinginan membuat kacamata, petugas akan meminta kartu BPJS untuk mengecek. Lalu tunggu saja, setelah itu diberikan berkas/urat keterangan yang ditujukan pada optik yang bekerjasama dengan BPJS. Tiap daerah optiknya berbeda-beda, pastikan optik yang dituju benar. Hal ini…

  • pintu masuk hutan kota Jambi
    Jambi

    Jalan-jalan di Taman Hutan Kota Muhammad Sabki: Asri dan Sejuk

    Jalan-jalan di Kota Jambi lebih sering bingung mau kemana lagi, selalu bertanya tempat yang rekomen dimana. Jujur saja rekomen menurut setiap orang itu berbeda, bisa saja dia membandingkan dengan kota atau tempat-tempat wisata yang dikenal secara nasional. Bahkan sudah diakui oleh banyak orang bahkan sebagai ikon kota tersebut. Selama di Jambi aku banyak menemui taman-taman kecil di perkotaan meski hanya berkisar 100 meter atau ditepi jalan seluas halaman rumah di kampung-kampung. Iya, di kota Jambi ini aku menemui taman-taman kecil mulai dari taman remaja, lansia, jomblo di Kotabaru. Taman Gajah di Simpang Pulai, Taman PKK di Thehok dan taman lainnya. Awal Desember tahun lalu aku menyempatkan untuk pergi ke taman…

  • Jambi,  Jendela

    Mengenal Jenis Senjata Modern di Museum Perjuangan Rakyat Jambi

    Memasuki Museum Perjuangan Rakyat Jambi ini disuguhi dengan alat tempur dimasa penjajahan. Tentu saja aku melihat beragam alat, mulai dari yang tradisional hingga modern. Senjata tradisional yang banyak dikenal masyarakat khususnya aku pribadi ialah bambu runcing, keris, parang atau klewang. Versi modern ialah pistol atau senapan. Pada tulisan ini aku ingin membagikan alat tempur pistol dan senapan yang kutemui di Museum Perjuangan Rakyat Jambi. Soalnya saat memasuki lantai 2 museum benda-benda yang dipajang kebanyakan senjata yang dipakai berperang kala itu. Maka terpikir untuk mengitung berapa banyak senjata api disana. Yuk berhitung bersama, mulai dari lantai dasar ya! 1. Senapan Simpaci Simpaci dikenal dengan Senapan Arisaka 99 yang digunakan secara luas…