Bilik Cerita

Kategori ini menjadi media berbagi cerita penulis dengan metode penyampaian storytelling dan ringan. Sehingga pesan yang akan disampaikan dapat diterima.

  • Bilik Cerita

    Sugito Berjalan Kaki Kedua Kalinya

    Ransel hitam dipunggungnya diikatkan bendera merah putih, dan bendera yang bertulisan revolusi mental. Kakinya melangkah ikuti arah Jalan raya lintas Sumatra, Sugito namanya. Petani karet dari Padang Sidempuan Desa Batu Godang ini berjalan kaki dari desanya. “Untuk revolusi mental,” ujarnya saat ditanyai, Selasa (27/1). Baju putih berkerah hitam itu lekat pada badannya sekitar pukul 12 siang lewat. Sugito berangkat dari kampungnya 8 hari yang lalu, ia berjalan sendiri dengan sendal jepit putih hitamnya. “Mau ngarah ke Pekanbaru,” paparnya. Sebelumnya ia juga sudah pernah lakukan jalan kaki. “Butuh waktu sebulan 20 hari tiba di istana negara,” jelasnya sambil tujukkan dokumentasi perjalanan sebelumnya, tepatnya Agustus tahun lalu. Sambil bercerita ia katakan disana…

  • Bilik Cerita

    Belajar dari Kepemimpinan Yosua

    Arah jarum jam tunjuk angka 5 lewat. Saya masuki gereja, lalu di sapa oleh penerima tamu—bisa disebut seperti itu. “Lama ngak nampak dek,” tanya seorang sambil senyum. “Baru beberapa hari kak,” saya menjawab. Usai ngobrol sejenak, langsung duduk di deretan 3 baris dari belakang. Orang-orang masih sedikit dan sibuk berbincang. Belum lama duduk, saya dihampiri oleh anak kecil yang berusia sekitar 4 tahun. Ambil posisi duduk disebelah saya. “Kak boleh lihat handphonenya,” tanyanya tepat dihadapannya. “Boleh,” jawabku. Saya buka aplikasi foto, lalu tunjukkan beberapa foto. Tidak sengaja adek itu lihat foto anak kecil di hp. “Lihat ini kak,” ujarnya penasaran. Sambil lihat foto, sesekali saya bertanya. Kalau adek yang pakai…

  • Bilik Cerita

    ‘Mama’ di Bali Jornalist Week

    Sore itu (19/9) tahun lalu saya menuju kamar nomor 13, bersebelahan dengan kamar saya. “Tok..tok,” mengetok dan membuka pintu yang masih tertutup rapi. “Apa yang menarik dari kakak?,” saya langsung bertanya di ikuti gelak tawa. Jannah bingung, akhirnya aku menjelaskan bahwa ingin menulis tentangnya. Mahasiswi Pendidikan Matematika sempat kaget, kenapa aku memilih dia. Saya memilih untuk menanyakan tentang biodata peserta Bali Journalist Week ini terlebih dahulu. Saya asyik menulis dan perwakilan LPM Dinamika sibuk dengan pekerjaannya sendiri. “Ngak apa-apa kan dek, kakak sambil beres-beres,” ujar Jannah yang masih sibuk. “Ngak apa-apa kak,” saya menjawab. Dengan mengenakan kaos hitam oblong, legging panjang sesekali ia ke depan dan kebelakang. Selesai beres-beres, perempuan…