Bondar Tambusai Barat Rokan Hulu Riau
Bondar

Cerita Kampung Halaman: Masih Minim Penerangan Jalan

“Nama kampung mu apa?,” jika ditanya begini, jujur saja sebagai orang yang memiliki nama kampung jarang didengar umum ini susah dijelaskan. Jadi setiap ada yang bertanya, ada 2 pilihan, pertama jawab singkat di Riau atau Rokan Hulu atau Pasir Pangaraian. Kedua jika memang niat untuk menjelaskan maka akan kupaparkan sebanyak mungkin. Misalnya salah satu kampung di Rokan Hulu, sekitar 1 jam dari Pasir Pangaraian. Berbatasan langsung dengan Tapanuli Selatan, hanya berjarak 3 KM dari rumah sudah sampai batasnya.  Bahkan sering juga lewat disana. Pokoknya dijelaskan sedetail mungkin, jika dari Pekanbaru menghabiskan waktu 5-6 jam naik travel, 1 malaman jika ke Medan.

Namanya memang tidak terkenal seperti nama-nama kota wisata. Maklum saja bahkan dikampung ku ini tidak ada tempat wisata hingga makanan khas. Namanya Bondar, dalam bahasa batak artinya parit atau tali air yang ada disawah. Penamaan ini memang berkaitan dengan penduduknya mayoritas perantau dan 80 persen orang batak. Jadi penamaan tempat masih erat sekali dengan istilah batak. Selain Bondar, ada nama jalan lain seperti gang horas, barisan tapian nauli, lorong toba hingga lorong becek.

Kalau kamu mengerti bahasa batak tanpa diartikan pasti sudah tahu kalau semua nama tempat tersebut batak friendly sekali.

Bondar ini belum tercatat secara resmi sebagai nama kampung. Nama kampung disini disebutnya Desa Tambusai Barat, dengan 3 dusun yakni, Dusun Tanjung Baru, Tandihat dan Gunung Intan. Mata pencaharian petani sawit dan karet, buruh, pedagang, guru, tenaga medis dan lainnya.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, di Bondar tidak ada tempat wisata. Maklum saja disini tanah ditanam kelapa sawit, karet dan lainnya untuk industri pabrik kelapa sawit. Tapi tempat wisata alam terdekat ialah air terjun Aek Martua, satu jam dari Bondar. Lokasinya di daerah Pasir Pangaraian.

Meski kurang familiar, akses transportasi darat disini termasuk mudah. Karena memang dilewati jalan lintas Sumatera. Dari Kota Medan bisa menaiki bus Barumun. Perjalanan dari Siantar ada Berlian Baru, Batang Pane dan dari Tarung ada minibus indah karya.

Jika untuk lintasan Riau, dari Pekanbaru ada superband dan travel. Dari Dumai ada superband dan travel juga. Selanjutnya ada bus lintas Sumatera seperti ALS, sipirok nauli dan sampagul.

Secara kontur jalan disini sudah diaspal sebab termasuk jalan lintas sumatera.  Untuk jalan menuju rumah-rumah atau komplek rumah warga juga ada semen cor dan masih ada jalan tanah. Tapi overall masih mudah diakses. Namun sayang, meski masuk jalan lintas penerangan disini sangat minim bahkan tidak ada. Untuk jalan aspal, ketika malam hari hanya ada lampu dari pertokoan atau rumah-rumah warga. Sepanjang jalan di kampungku tidak ada terlihat lampu jalan atau dikenal juga sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU). Lampu jalan yang seharusnya mempermudah warga dan pengguna jalan melihat dengan lebih jelas jalan/medan yang akan dilalui malam hari dan meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan dari pengguna jalan dari kecelakaan maupun kegiatan aksi kriminal itu belum ada sampai saat ini.

Selama di kampung, aku juga pernah juga mendengar dan melihat kecelakan lalu lintas di malam hari sebab tidak ada penerangan jalan. Seperti tiba-tiba melihat lobang didepan, mau mengelak sudah tidak memungkinkan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh.

Jujur iri sekali dengan kampung yang sudah lengkap dengan lampu jalannya. Aku pernah main ke kampung temanku yang di Siak, sepanjang jalan di kampung tiang-tiang lampu dengan tenaga surya berjejer rapi di tepi jalan.

Pasar lama Dalu-dalu 2023
Lampu jalan dengan tenaga surya di Pasar lama Dalu-dalu, September 2023.

Kalau disini penerangan jalan hanya ada di kota kabupaten saja, yakni di Pasir Pangaraian. Ada juga beberapa di Dalu-dalu yang menggunakan tenaga surya namun tidak semua berfungsi dengan baik. Kami yang diujung bahkan kampung belum melihat adanya lampu jalan. Semoga yang bagus begini bisa diterapkan di kampung ku ya!#

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *