Bilik Cerita

Selamat Wisuda Ri

Sekali lagi selamat wisuda ya Ri. Maaf, kalau ini aku posting di blog. Tidak ada alasan khusus, hanya saja ingin berbagi kebahagian saat mendengar mu sudah wisuda. Bahkan semangatmu itu lho yang aku sulit aplikasikan pada diriku.

Saat mu nelpon, 5 September lalu. Katakan kalau berada di Bandara Sultan Syarif Kasim (Pekanbaru). Wah, kaget benget dan berusaha agar bisa ketemu. Bahkan, kemaren itu ada hujan di perjalanan menuju bandara, yah kok rasanya nyesek ya kalau misalnya ngak jadi ketemu. Dan, pertama kali melihatmu, hah di pikiranku, gila ini anak makin gendut aja. Makmur banget, maksudnya itu badan makin padat. Heheh, sorry, itu langsung terlintas dibenakku.

Cari tempat duduk dan mengobrolah kita. Walau sesekali melihat jam, tetap ya kita ngobrolin mimpi. Ke depannya bagaimana ? Planning usai kuliah mau ngapain ? Ini jadi point banget sih, buat kita-kita. Khususnya buatmu yang baru saja wisuda.

Kalau kebanyakan pasti ingin mencari kerja dan lanjut S2. Nah, aku suka dengan prinsip muyang dari dulu kalau kita cerita itu selalu deh sebutkan kalau selesai kuliah ingin jadi orang sukses atau jadi pengusaha. Bahkan, sudah pernah di coba saat kuliah, walau tidak berlanjut, yang menurutmu itu gagal. Itu jadi hal yang penting, karena berani untuk mencoba. Dan untuk rencana mu semoga cepat ketemu ya, pilihan yang cocok buat usahanya. Apa pun itu, yang penting mu suka dan senang menjalankannya.#

0 Komentar

  • riana utari panjaitan

    aku baca beberapa tulisa mu. sepertinya menulis itu seru ya? 🙂 jadi pengen juga punya blog. btw, thank you ya buat ucapannya, doanya dan buat segala-galanya. bersyukur sekali aku bisa mengenal mu. teruslah menulis dan jangan malas ;). God bless you

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *